8 Restoran yang Udah Ada Sebelum Papa & Mama-mu Pacaran
Sigit Prasetyo
sg.news.yahoo.com
Bandung lama-lama udah kayak Jakarta. Banyak muncul bangunan-bangunan baru, resto-resto baru, dan yang paling kentara adalah, jalanannya udah macet. Tapi, ditengah derasnya arus modernitas di Bandung, ternyata Bandung masih punya restoran yang udah berdiri sejak jaman dulu, dan masih terus bertahan meski restoran-restoran baru sudah menjamur.
Ga ada yang neko-neko di Kopi Purnama. Dari sejak jaman Belanda yang ada ya cuma itu-itu aja. Tapi dari yang cuma itu-itu aja, ternyata mereka masih saja mengutamakan rasa. Contohnya aja kopi hitam yang ada. Tampilannya emang sederhana, tapi rasa pahitnya pas. After tasted-nya juga lama nempel di rongga mulut. Enak dan cocok banget kalo ditemenin sama roti bakar.
Bandoengsche Melk Centrale i(BMC)ni dulunya merupakan pusat pengolahan susu terbaik dan termodern pada masa kolonial. Kini, meski bukan yang termodern, BMC tetap punya olahan-olahan susu terbaik. Misalnya aja yoghurt BMC ini, olahan susu yang satu ini punya tekstur yang lembut, dan punya citarasa asam gurih yang pas banget.
Braga Permai adalah saksi bisu betapa ramainya Braga dari masa ke masa. Sejak jaman penajajahan Belanda, restoran ini selalu menyajikan menu-menu terbaik. Makanya ga heran, kalo jaman dulu restoran ini selalu jadi pilihan utama para ningrat. Dan kualitas itu tetap dipertahankan dari sekarang. Salah satunya adalah rhum raisin es krim ini. Selain punya tekstur lembut dan rasa manis yang pas, es krim ini juga punya tampilan yang unik: disajikan di atas batok kelapa.
Ga ada panas yang terlalu di Bandung. Soalnya kalo panas, ada yoghurt Cisangkuy yang setia menemani. Rasa segar yoghurtnya udah diakui sejak tahun 70-an. Kamu wajib cobain yang satu ini. Soalnya, dibalik tampilannya yang sederhana, yoghurt ini segar dan punya semburat rasa gurih.
Canary Bakery ini juga legend banget. Kue bolen dan bagelnya enak banget. Ets.. tapi Canary ga cuma punya itu. Mereka juga punya es krim --mengingat dulu restoran ini pernah berubah menjadi toko es krim. Es krim di sini teksturnya lembut banget. Manisnya juga pas. Tampilannya pun ga neko-neko amat. Asyik yeh.
Dari bentuk bangunannya aja kita udah bisa nebak, seberapa tuanya restoran yang satu ini. Yap, bangunan dan seisi restoran ini emang peninggalan jaman kolonial. Pun begitu dengan masakannya. Masakan di sini pake resep turun menurun, makannya rasanya masih sama dan enak. Contohnya aja bistik ayam ini. Daging ayamnya bisa empuk banget. Bumbunya juga meresap. Terus harum juga. Enak banget deh pokoknya.
Nah, kalo yang ini pasti pada tahu. Roti Gempol. Roti paling legendaris di Bandung. Meski tampilannya sederhana dan jauh dari kata mewah, tapi roti ini punya rasa gurih yang khas. Teksturnya juga lembut banget. Hmmm... idola sih kalo yang ini.
This feature is only available in Qraved AppsPlease download Qraved apps to participate in the contest and win the grand prize. Find out for more information in Qraved appsDownload or Open App dismiss